PENGANTAR

Ketiga spesies orangutan yang hidup di Indonesia, orangutan sumatera (Pongo abelii), orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus), dan orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis) terancam punah. Di Kalimantan, populasi spesies ini berkurang 50% selama 60 tahun terakhir (Ancrenaz, et al., 2016). Di Sumatera, populasinya berkurang 80% dalam 75 tahun terakhir (Singleton, et al., 2017). International Union for Conservation of Nature (IUCN) mengkategorikannya kritis.

Ancaman utama orangutan salah satunya berupa perburuan dan perdagangan ilegal.

Penegakan hukum terhadap perburuan dan perdagangan ilegal sejatinya mengalami peningkatan, setidaknya sejak 1990-an. Namun, kenyataan lapangan bahwa kepadatan populasinya yang terus menurun mengindikasikan banyak hal yang perlu diperbaiki perihal penegakan hukumnya.

Demikianlah, Auriga Nusantara menyelenggarakan webinar Konservasi Orangutan dan Penegakan Hukum ini.

 

WAKTU & LOKASI

Hari, tanggal : Senin, 13 Desember 2021
Pukul            : 13.30 - 15.30 WIB
Tempat         : kanal Youtube Auriga Nusantara


NARASUMBER DAN TOPIK


 

Ibu Kota Negara dalam Hutan, Mungkinkah?

Ibu Kota Negara dikhawatirkan menambah deforestasi. Padahal, Indonesia berkomitmen turut berperan mengendalikan pemanasan global.

Status Konservasi Harimau Sumatera

Populasi dan bentang alam harimau sumatera terus menyusut. Koservasinya harus berlandaskan kaidah ilmiah.

Kinerja Konservasi Gajah

Populasi dan habitat gajah sumatera terus menyusut, sementara program dan anggaran pemerintah tak menempatkan konservasinya sebagai prioritas.

Belajar dari kebakaran hutan dan lahan 20 tahun terakhir

Kebakaran hutan & lahan berulang tahun demi tahun di Indonesia. Koq bisa? Tak adakah pembelajaran yang bisa kita petik dari api selama ini?